Sistem Informasi Geografis

Sistem Informasi Geografis atau GIS terdiri dari 3 kata yaitu Geografis, informasi, Sistem

  1. Sitem merupakan kumpulan-kumpulan perintah atau prosedur untuk mencapai suatu tujuan atau hasil.
  2. Informasi merupakan kumpulan-kumpulan data yang factual/ fakta, dan akan berfungsi sesuai dengan kebutuhan ketika diminta.
  3. Geografis adalah berasal dari kata spasial, spasial sendiri berasal dari kata space yang berarti ruang. Jadi Geografis sendiri lebih mengenai ke  tata letak  permukaan bumi.

Kesimpulannya jadi GIS sendiri adalah system computer yang memiliki kemampuan menyimpan, mengelola informasi yg mereferensi kepada tata letak peta untuk memunculkan informasi tata letak suatu tempat yang terdapat pada databasenya.

Sistem Informasi Geografis memiliki 2 komponen penting yaitu sumbu x dan sumbu y dan mengikuti standart internasional Longitude dan Latitude. Di Indonesia ni dipresentasikan sebagai Lintang Utara(LU), Lintang Selatan(LS) dan  Bujur Barat(BB), Bujur Timur(BT).

12111988_902901023080880_5915326042987939222_n

Geographic Information System (GIS) merupakan sistem yang dirancang untuk bekerja dengan data yang tereferensi secara spasial atau koordinat-koordinat geografi. GIS memiliki kemampuan untuk melakukan pengolahan data dan melakukan operasi-operasi tertentu dengan menampilkan dan menganalisa data. Applikasi GIS saat ini tumbuh tidak hanya secara jumlah applikasi namun juga bertambah dari jenis keragaman applikasinya

Berikut adalah beberapa keuntungan menggunakan WebGIS :
1. Bisa menjangkau pengguna yang luas bahkan seluruh dunia, dengan biaya yang cukup murah.
2. Pengguna tidak perlu perangkat lunak khusus, cukup menggunakan internet browser seperti Internet Explorer, Mozilla Fire Fox, Google Chrome dan lain sebagainya.
3. Bisa menyajikan peta interaktif seperti halnya menggunakan perangkat lunak GIS desktop.
4. Tidak tergantung dari sistem operasi sehingga bisa dioperasikan pada semua komputer dengan berbagai sistem operasi.

Dalam geografi, garis lintang adalah garis khayal yang digunakan untuk menentukan lokasi di Bumi terhadap gariskhatulistiwa (utara atau selatan). Posisi lintang biasanya dinotasikan dengan simbol huruf Yunani φ. Posisi lintang merupakan penghitungan sudut dari 0° di khatulistiwa sampai ke +90° di kutub utara dan -90° di kutub selatan.

Bujur kadangkala dinotasikan oleh abjad Yunani λ, menggambarkan lokasi sebuah tempat di timur atau barat Bumi dari sebuah garis utara-selatan yang disebut Meridian Utama. Longitude diberikan berdasarkan pengukuran sudut yang berkisar dari 0° di Meridian Utama ke +180° arah timur dan −180° arah barat. Bujur Barat dan Bujur TImur merupakan garis khayal yang menghubungkan titik Kutub Utara dengan Kutub Selatan bumi dan menyatakan besarnya sudut antara posisi bujur dengan garis Meridian. Garis Meridian sendiri adalah bujur 0 derajat.

Nah kaitannya dengan sebuah file foto atau gambar yang diperoleh dari kamera digital yang mempunyai fasilitas GPS, latitude dan longitude ditunjukkan setiap derajat lintang dibagi menjadi 60 menit (satu menit lintang mendekati satu mil laut atau 1852 meter, yang kemudian dibagi lagi menjadi 60 detik. Untuk keakurasian tinggi detik digunakan dengan pecahan desimal. Informasi ini dapat kita olah menggunakan PHP dan kita masukkan kedalam program GIS yang memanfaatkan Google MAP.

Nama : Muhammad Fauzan Jumalianto

NPM 1134050

Kelas : D4 TI 3B

komunitas map server Indonesia

sumber : http://www.inolabs.net/detail/pengertian_webgis || https://inwebsite.wordpress.com/2013/05/24/koordinat-bumi-latitude-lintang-longitude-bujur/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s